RSS

Sunday, October 12, 2014

RESENSI NOVEL 5 CM

Resensi novel 5 cm
 
A.IDENTITAS BUKU
Judul             :  5 CM
Penulis          : Donny Dhirgantoro
Harga             : Rp. 60.000,00
Penerbit        :  PT.Grasindo
Terbit            : November 2007
Tebal             : 381 Halaman




B. SINOPSIS :
Buku 5cm ini menceritakan tentang persahabatan lima orang anak muda yang bernama Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta.Dimana mereka memiliki obsesi dan impian masing-masing.
Arial adalah sosok paling ganteng diantara mereka, berbadan tinggi besar, kemana-mana selalu pakai sepatu basket, Arial selalu tampak rapi dan sporty.Riani adalah satu-satunya wanita di kelompok ini, ia cantik, berkacamata dan cerdas. Cita-citanya yaitu bekerja di salah satu stasiun tv.Zafran seorang picisan yang berbadan kurus dengan potongan rambut yang gondrong samping dan depan, seorang anak band, apa adanya dan kocak.Ian memiliki postur tubuh yang tidak ideal, penggila bola dan penggemar Happy Salma.Dan yang terakhir Genta yang selalu dianggap “The Leader” oleh teman-temannya, berbadan agak besar, berkacamata, aktivis kampus dan teman yang easy going.
Berawal dari pertemanan semasa SMA di sekolahnya, takdir mempersatukan mereka.Satu cewek dan empat cowok.Lima sahabat ini telah menjalin persahabatan selama tujuh tahun. Mereka yang pada dasarnya adalah anak baik-baik yang suka film, music, chatting, dan suka khilaf.Suatu ketika mereka jenuh dengan  aktivitas yang selalu mereka lakukan bersama.Terbersit ide untuk tidak saling berkomunikasi dan bertemu satu sama lain selama tiga bulan, ide tersebut pun disepakati.Selama tiga bulan berpisah banyak kejadian penting yang mereka alami. Tiga bulan berpisah itulah yang membuat hati mereka semakin kaya dari sebelumnya, dan semakin mengerti apa arti persahabatan.
Pertemuan selama tiga bulan yang dipenuhi rasa kangen akhirnya terjadi dan dirayakan dengan sebuah perjalanan.Dalam perjalanan tersebut mereka menemukan arti manusia sesungguhnya.
Perubahan itu mulai dari pendidikan, karir, idealisme, dan tentunya love life, semua terkuak dalam sebuah perjalanan ‘reuni’ mereka mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa, Mahameru.Dan disanalah cerita bergulir, bukan hanya seonggok daging yang dapat berbicara, berjalan, dan punya nama. Tapi sekelompok anak muda yang punya impian dan berusaha keras untuk menggapai mimpi tersebut.
Setengah dari buku 5cm ini menceritakan tentang keseharian mereka, sifat-sifat mereka yang berbeda satu sama lain sampai dengan perilaku dan aktivitas mereka yang penuh canda tawa, diselingi permasalahan antar sahabat.Setengahnya lagi buku ini bercerita tentang pertualangan mereka mendaki gunung Semeru.
“…Biarkan keyakinan kamu 5centimeter menggantung mengambang didepan kamu. Dan sehabis itu kamu hanya perlu kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas , lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya serta mulut yang akan selalu berdoa…”

C.KEKURANGAN DAN KELEBIHAN NOVEL
Kelebihan Novel
Kelebihan novel ini adalah ceritanya yang menarik, menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, dan alur ceritanya yang tidak membosankan. . Pesan moral yang disampaikan pun sangat baik sehingga memotivasi pembaca agar bisa mengejar impian mereka dan membuatnya jadi nyata. Dalam novel ini sangat banyak memuat hal yang berkaitan dengan jiwa para generasi muda, filosofi, idealisme, dan terutama musik. Nuansa jiwa muda sangat kentara di 5 cm, semangat dan tekad yang selalu membara mengiringi setiap langkah kumpulan sahabat dalam novel ini. Sekelompok manusia yang tidak hanya hidup berfoya-foya tetapi meresapi makna kehidupan yang mereka jalani. Sebuah novel yang dapat menambah motivasi dan kepercayaan diri untuk bisa meraih impian dengan bekal semangat dan tidak kenal lelah.
Penggambaran setting waktu dan tempat yang detail. Apalagi sewaktu penulis menceritakan tentang Mahameru, seakan-akan pembaca dibawa ikut melihat keindahan Ranu kumbolo, Ranu Pane, Padang Edelwies. Bagaimana mencekamnya kalimati dan dibuat merinding sewaktu sang merah putih berkibar di puncak mahameru dan terharu kala Indonesia Raya berkumandang di puncak tertinggi pulau jawa
Kekurangan Novel
Cerita akhir novel ini terasa begitu dipaksakan dengan pembentukan keluarga antara sahabat-sahabat tersebut ditambah dengan keturunan mereka yang begitu sama mewarisi sifat-sifat orangtuanya dan semuanya sebaya, seumuran. Bagi saya, akhir cerita di novel ini terlalu naif.

UNSUR  INTRINSIK :
Tokoh dan Penokohan

1.      Arial          : Didalam novel arial digambarkan sebagai orang yang sporty, selalu tampil rapi  dan simple, tapi ia kebanggaan seluruh tongkrongan karena Cuma dia yang bisa tenang, pembawaannya banyak senyum dan jarang khilaf

2.      Riani          : Satu-satunya cewek dikelompok ini, Riani adalah gadis berkacamata, cantik, cerdas dan mengutamakan prestasi. Pribadi yang memiliki kharisma, selalu dominan dimana-mana, cerewet dan tidak mau kalah dengan siapapun juga. Seorang aktivis kampus yang gemar membaca dan suka berdebat.Ngobrol sama Riani nggak boleh sok tau karna dia hamper tau segalanya.
3.      Zafran       : Seorang penyair yang selalu bimbang, pandai membuat puisi dan pintar,  punya kelakuan yang berantakan, yang katanya “standar seniman”.Zafran adalah orang yang akan bilang apa aja yang dia mau bilang, agak seklek dan kocak.
4.      Ian             : Ian adalah tokoh yang gila bola,memiliki badan bengkak dan bisa membuat teman-temannya tertawa. Pecinta Happy Salma dan Indomie.Selain itu Ian juga gemar mengoleksi film orang dewasa (17tahun ke atas)
5.      Genta        : Didalam novel Genta adalah pemimpinnya. Diam-diam Genta sangat mengagumi Riani, Ia adalah pribadi yang peduli terhadap orang lain yang lebih mementingkan orang lain dibanding dirinya sendiri,Genta adalah sosok yang baik, seorang aktivis kampus dan sangat dikagumi teman-temannya.

TEMA
Persahabatan lima anak muda yang mempunyai kekuatan dan keajaiban mimpi dan keyakinan

LATAR BELAKANG
Tempat            : Jakarta , rumah Arial, Stasiun Senen, kampus, sekolahan SMA, kantor, gerbong kereta, Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, Madiun, Stasiun kereta api Blitar, Stasiun Malang, terminal Arjosari, Tumpang, dalam angkot, diatas jip, Ranu Pane, Ranu Kumbolo, puncak Mahameru.
Waktu              : Setiap saat (pagi sampai malam)
Suasana           : menyenangkan, menegangkan, mengharukan.

SUDUT PANDANG
Sudut Pandang adalah cara atau pandangan pengarang sebagai sarana untuk menyajikan tokoh, tinsakan, latar dan berbagai peristiwa yang membentuk cerita. Dalam novel 5centimeter sudut pandng yang digunakan adalah orang ketiga tunggal.


AMANAT
·         Kita harus menambahkan keyakinan pada diri kita bahwa tidak ada yang tidak bisa di dunia ini kecuali keyakinan yang menganggap bahwa kita tidak dapat melakukan hal tersebut.
·         Jangan menganggap kritik sebagai suatu serangan. Kalau kita dikritik buat cetak biru dipikiran kita kalau kritik itu adalah pengorbanan dari seseorang yang mungkin telah mengorbankan rasa ngga enaknya sama kita, entah sebagai teman atau rekan kerja.Tapi sebenarnya semata-mata untuk membuat diri kita lebih baik
·         Sebaik-baik manusia dalam hidupnya adalah manusia yang bisa memberi manfaat bagi orang lain bukan orang yang mementingkan diri sendiri.
·         Jangan menjadi manusia yang diatur oleh keadaan dan merasa kalah dengan keadaan.Tapi jadilah manusia yang beranggap bahwa dirinyalah yang harus mengatur keadaan, bukan dirinya yang diatur oleh keadaan.
·         Tuhan memberi kebebasan kepada setiap manusia untuk memilih.Selanjutnya tinggal masalah pilihan.Itulah mengapa Tuhan saying sama mahluknya.Ia menjaga tingkat ketidakpastian-Nya, supaya kita belajar tentang apa saja hingga akhirnya kita bermuara pada-Nya.Sesungguhnya manusia memang diberi kebebasan memilih.Memilih dipersimpangan-persimpangan kecil atau besar dalam sebuah Big Master Plan yang diberikan Tuhan semenjak kita lahir.
·          Terimalah dengan apaadanya kekurangan dan kelebihan yang dimiliki sahabat kita.Tidak semua orang memiliki nilai plus seutuhnya.Nilai plus tersebut pasti selalu didampingi dengan nilai minus. Tinggal bagaimana cara kita sebagai teman untuk menutupi kekurangan shabat kita.

D.GAYA BAHASA
Bahasa yang digunakan dalam novel 5centimeter adalah bahasa yang mengikuti perkembangan zaman sekarang (modern) dan sesuai dengan kondisi anak muda sekarang sehingga novel 5centimeter ini mudah diterima dan disukai
E. MANFAAT
v  jangan pernah menyerah akan sesuatu untuk menggapainya
v  Meningkatkan rasa  nasionalisme
v  Kejujuran dan Persahabatan

v  Mengajak berpetualang agar lebih mengenal akan kekayaan alam di indonesia

Saturday, October 11, 2014

OTAK KIRI DAN OTAK KANAN

OTAK KIRI DAN OTAK KANAN Seseorang yang ‘hebat’ secara akademis, pada umumnya sangat kuat dalam logika, kata, daftar, angka, linieritas, analisis, dan sejenisnya. Menurut Tony Buzan (Use Your Head: 1993): hasil aktivitas otak kiri manusia. Adapun otak kanan lebih berkaitan menangani irama, imajinasi, warna, angan-angan, kesadaran ruang, gambaran menyeluruh dan dimensi. Belakangan berkumandang anjuran, jangan hanya memanfaatkan otak kiri, otak kanan juga dong. Konon, para ilmuwan hebat memanfaatkan otak kiri. Para seniman kuat di otak kanan. Mana tahu, Sampeyan hebat memanfaatkan otak kiri, canggih membedayakan otak kiri. Piawai menghitung fulus fasih berimajinasi. Mana tahu lho. Setiap manusia memiliki kecenderungannya masing2 dalam penggunaan otak kanan atau otak kiri, baik sadar ataupun dibawah sadarnya. Hal ini bergantung pada banyak faktor yang mempengaruhinya sejak masih kecil bahkan sejak dalam kandungan. Kecenderungan berpikir dengan otak kanan ataupun kiri merupakan hasil dari suatu proses yang sangat panjang dan yang tak boleh kita lupakan adalah kecenderungan ini adalah suatu berkah ciptaan Allah, Sang Maha Pencipta. Dikarenakan kedua kecenderungan berpikir ini, baik dengan otak kanan maupun dengan otak kiri merupakan ciptaan Allah, maka ada baiknya kita masing2 membuka diri untuk menyelami dan menghayati keperbedaan ini, dengan sikap yang positif. Untuk memahami fungsi otak kita, saya coba uraikan sebagai berikut: Otak kanan — KREATIF — Bentuk, Intuisi, Lagu &musik, Warna warni, Simbol, Gambar, Imajinasi, Menghayal Otak kiri – ANALITIK — Bahasa verbal, Matematika, Logika, Angka2, Urutan2, Penilaian, Analisis, Linier Dari penjabaran diatas, kita dapat simpulkan betapa perbedaan “bahasa” diantara kedua sisi otak kita adalah tidak sama. Seorang yang memilih jurusan, profesi atau pekerjaan berdasarkan kemampuan otaknya dalam mencerna “bahasa” pikiran, tentunya telah terbiasa menggunakan bagian otaknya (kanan atau kiri) sehingga bagian tersebut lebih banyak berperan dalam kehidupannya sehari-hari. Sehingga adalah kurang tepat, bila serta merta seorang seniman musik dipaksakan bekerja untuk menghitung angka2, rumus2 dan analisa. Demikian juga sebaliknya, adalah kurang tepat bila serta merta seorang financial analisis dipaksakan bekerja untuk hal2 yang bebahasa symbol, imajinasi dan gambar abstrak. Selayaknya kita menganggap kecenderungan ini bukan sebagai suatu kelemahan, tapi justru menjadi suatu kelebihan pada tiap individu. Kelebihan yang bila diolah dengan baik akan menghasilkan KEKUATAN dalam diri individu itu sendiri. . Bayangkan bila kedua kekuatan ini dapat digunakan secara adil, seimbang dan harmonis dalam suatu frame kehidupan atau kemitraan, akan menjadi suatu kekuatan yang luar biasa, karena tentunya bisa saling mengisi dan saling melengkapi. Penyeimbangan antar kedua fungsi otak kanan dan kiri inilah yang akan memberikan kontribusi pemikiran yang lebih baik daripada pemikiran yang hanya condong pada satu sisi otak saja. Namun sebagai individu yang berbeda, tentunya kendala2 pemahaman “bahasa otak” akan sedikit mengalami adaptasi, dan hal ini dapat diatasi bila kedua pihak saling bertoleransi dan berpikiran positif. Berikut ini tip atau cara mengetahui apakah anda cenderung menggunakan otak kiri atau otak kanan. Rentangkan dua tangan anda keatas seperti ini : Kemudian lakukan suatu gerakan hingga kedua tangan seperti dibawah ini: Coba anda perhatikan jempol tangan kiri dan tangan anda berada dimanakah? 
jempolve4

Jika “jempol tangan kiri” anda berada paling atas (dipuncak) maka selamat anda telah bertipe “otak kanan” Sebaliknya jika “jempol tangan kanan” anda berada diatas (dipuncak) maka maka selamat anda telah bertipe “otak kiri” Selamat mencoba!! 

NAHH KLU YANG INI 
 PERCOBAAN KONFLIK OTAK KIRI DAN OTAK KANAN DENGAN TEST WARNA 
otak kiri dan otak kanan

Coba anda perhatikan tulisan-tulisan di atas yang menyatakan warna (Kuning, orange, biru, hitam, dan selanjutnya), kemudian sebutkanlah warnanya bukan menyebutkan tulisannya. Otak kanan anda berusaha menyebutkan warnanya, tetapi otak kiri anda tetap membaca tulisannya ! Coba anda praktekkan, pasti anda akan terganggu oleh konflik otak kiri dan otak kanan anda.

 Berikut sifat-sifat orang yang dominan otak kiri dan kanan:

Dominan Otak KiriDominan Otak Kanan
Menggunakan logikaMenggunakan perasaan
Berorientasi detailBerorientasi secara keseluruhan
Melihat faktaMelihat imajinasi
Kata-kata dan bahasaSimbol dan gambaran
Hari ini dan masa laluHari ini dan masa depan
Matematika dan ilmu pengetahuanFilosofi dan religi
MengetahuiMemahami
MengetahuiMempercayai
MengakuiMengapresiasi
Mempersepsi urutan/polaMempersepsi secara spasial/ruang
Mengetahi nama objekMengetahui kegunaan objek
Berdasar pada realitaBerdasar pada fantasi
Menyusun strategiBerdasar pada apa yang terjadi
PraktisTerburu-buru/tidak sabar
Bermain amanMengambil resiko

 
Copyright Nisa's Blog ♔ 2009. Powered by Blogger.Wordpress Theme by Ezwpthemes .
Converted To Blogger Template by Anshul Dudeja.